Katalog Mapel Umum Tingkat 8 Akses Publik (Bebas Login)

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Pengampu: Agus Salim, S.Si

Materi Pembelajaran

Rangkuman Materi

15 Menit

1. Struktur dan Fungsi Organ Peredaran Darah

Sistem peredaran darah manusia tersusun atas tiga komponen utama: jantung, pembuluh darah, dan darah.

a. Jantung

  • Fungsi: Memompa darah ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah.

  • Ruang Jantung: Terdiri atas 4 ruang:

  • 2 Serambi (Atrium): Berfungsi menerima darah masuk ke jantung.

  • 2 Bilik (Ventrikel): Memiliki dinding otot yang lebih tebal dan kuat untuk memompa darah keluar dari jantung.

  • Katup Jantung: Berfungsi sebagai pemisah antar ruang agar darah tidak mengalir berbalik arah.

  • Bunyi Jantung: Menghasilkan bunyi "lub-dup" yang terjadi akibat kontraksi bilik dan penutupan katup jantung.

b. Pembuluh Darah

  • Arteri: Pembuluh darah besar, tebal, dan berotot yang membawa darah keluar dari jantung ke seluruh tubuh.

  • Vena: Pembuluh darah besar berdinding lebih tipis yang membawa darah kembali ke jantung.

  • Kapiler: Pembuluh darah yang sangat halus/tipis, tempat terjadinya pertukaran zat bermanfaat (nutrisi/oksigen) dan sisa metabolisme.

c. Komponen Darah

  • Plasma Darah (~55%): Cairan darah yang terdiri atas 90% air dan zat-zat terlarut (glukosa, asam amino, vitamin, lemak, mineral, serta mengangkut karbon dioksida dan limbah sisa metabolisme).

  • Sel Darah Merah (Eritrosit): Diproduksi di sumsum tulang dan mengandung hemoglobin untuk mengikat dan mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Berumur sekitar 120 hari.

  • Sel Darah Putih (Leukosit): Memiliki inti sel (nukleus), berukuran lebih besar, dan berfungsi melawan bibit kuman/infeksi.

  • Keping Darah (Trombosit): Berperan penting dalam pembekuan darah saat luka dengan memproduksi jaring-jaring protein (fibrin).

2. Mekanisme Peredaran Darah & Tekanan Darah

  • Sistem Peredaran Darah Ganda: Darah melewati jantung sebanyak dua kali dalam satu putaran lengkap:

  1. Sirkuit Paru-Paru (Kecil): Jantung $\rightarrow$ Paru-paru (pertukaran $\text{CO}_2$ dengan $\text{O}_2$) $\rightarrow$ Jantung.

  2. Sirkuit Seluruh Tubuh (Besar): Jantung $\rightarrow$ Seluruh tubuh (pertukaran $\text{O}_2$ dengan $\text{CO}_2$ di kapiler jaringan) $\rightarrow$ Jantung.

  • Tekanan Darah:

  • Diukur dalam bentuk pecahan (misal normal: 120/80 mmHg).

  • Angka atas (Sistol): Menunjukkan tekanan saat bilik (ventrikel) berkontraksi memompa darah.

  • Angka bawah (Diastol): Menunjukkan tekanan saat bilik relaksasi / menerima darah.

3. Gangguan dan Penyakit pada Sistem Peredaran Darah

  • Aterosklerosis: Penyempitan dan pengerasan pembuluh arteri akibat penumpukan plak lemak/kolesterol. Jika terjadi pada arteri koroner, dapat memicu serangan jantung.

  • Stroke: Gangguan suplai darah ke otak karena pembuluh darah tersumbat atau pecah, menyebabkan jaringan otak kekurangan oksigen.

  • Hipertensi (Darah Tinggi): Kondisi saat tekanan darah $\ge 140/90\text{ mmHg}$. Disebut sebagai "silent killer" karena kerap tidak memunculkan gejala awal, namun dapat merusak organ penting seperti otak, jantung, dan ginjal.

4. Cara Menjaga Kesehatan Sistem Peredaran Darah

  • Menerapkan pola makan bergizi seimbang serta membatasi konsumsi lemak jenuh, lemak trans, kolesterol, dan gula.

  • Membatasi asupan garam (maksimal sekitar 1 sendok teh/hari).

  • Rutin berolahraga untuk menjaga kekuatan otot jantung dan kelancaran aliran darah.

  • Menghindari kebiasaan merokok dan menjaga berat badan ideal.