Bahasa Indonesia
Pengampu: Yuli Anggraieni, S.Pd
C. Menulis Teks Prosedur dengan Logis dan Sistematis
B. Indo 9A,B,C (Kamis, 10 Sep 2026).pdf
Dokumen Bahan Bacaan • 194.5 KB
D. Menulis Teks Prosedur dengan Logis dan Sistematis
Menulis teks prosedur adalah upaya penyampaian urutan petunjuk dengan tujuan agar dapat dipahami dan dijalani orang lain. Dengan ditulisnya teks tersebut, berarti kita juga sudah memudahkan pembaca untuk menjalankan sesuatu dengan baik dan benar Sebelum menulis teks prosedur, terlebih dahulu kita harus mengetahui ciri-ciri dari teks prosedur tersebut secara umum, yaitu
1. berisi langkah-langkah,
2 disusun secara informatif.
3 bersifat objektif,
4. bersifat universal,
5. bersifat aktual dan akurat, dan
6. bersifat logis
Adapun struktur teks prosedur dapat dijabarkan sebagai berikut
1. Tujuan
Dalam bagian ini, terdapat judul yang sudah menggambarkani tujuan dalam teks prosedur secara umum. Selain itu, judul juga diikuti penjelasan tentang tujuan teks prosedur tersebut. Biasanya. penjelasan berisi informasi mengenai hasil akhir yang akan dicapai
2. Material
Bagian ini berisi informasi tentang alat dan bahan yang akan digunakan atau panduan awal.
3. Langkah-Langkah
Bagian langkah-langkah adalah bagian yang berisi susunan tahapan atau proses yang harus dilakukan. Tahapan tersebut disusun dengan logis, sisternatis, dan mudah dipahami
4. Penegasan Ulang/Simpulan (opsional)
Bagian simpulan bersifat opsional (boleh ada, boleh juga tidak). Bagian ini berisi simpulan atau penegasan ulang dari suatu prosedur yang telah dilakukan.
Untuk lebih jelasnya, perhatikan bagan berikut.
Struktur Teks Prosedur
Tujuan
Material (berupa persyaratan)
Langkah-Langkah (berupa tata cara)
Penegasan Ulang/Simpulan
Selain struktur, kita juga perlu memahami kaidah kebahasan teks prosedur untuk bisa menulisnya. Kaidah-kaidah yang dimaksud adalah sebagai berikut.
1. Menggunakan Kata Kerja Imperatif
Karena teks prosedur berisi tahapan, biasanya pengungkapanrıya berupa kata kerja imperatif (perintah). Kata kerja imperatif digunakan agar pembaca dapat mengetahui yang seharusnya dilakukan. Misalnya lubangilah, taruhlah, alirkanlah, tutuplah, keringkan, lilitkan, dan lain-lain.
2. Menggunakan Istilah/Kata Teknis
Teks prosedur tentu berkaitan dengan bidang tertentu. Oleh karena itu, digunakan istilah/kata teknis untuk menjelaskan bagian bidang tersebut.
3. Menggunakan Konjungsi Urutan Waktu
Teks prosedur merupakan teks yang berisi urutan kegiatan dari awal sampai akhir. Konjungsi (kata hubung) dalam teks prosedur contohnya kata lalu, kemudian, setelah, sebelumnya, dan sebagainya.
4. Menggunakan Satuan Ukuran
Agar pembaca tidak melakukan kesalahan, dalam teks prosedur biasanya diperinci hingga satuan yang pasti. Sebagai contoh, digunakan kata sentimeter, meter, dua gelas, dan satu sendok makan.
Setelah memahami struktur dan kaidah kebahasaan teks prosedur, sekarang kita bisa mencoba menulisnya. Ayo, kerjakan kegiatan berikut dengan baik.
Daftar Modul & Materi
Klik materi untuk mulai mempelajari
Modul 1: Bab 2: Memahami Ketentuan Hukum dalam Teks Prosedur